Followers

clock-click

Diberdayakan oleh Blogger.

Senin, 25 April 2011

Tips Untuk Menghilangkan Bau Busuk Sepatu


Tips ringan ini mungkin berguna bagi orang yang mempunyai bau kaki mengerikan. Ini bukan berarti melecehkan tetapi memang benar benar ada orang yang mempunyai bau sepatu mengerikan. Dan banyak orang yang terganggu dengan bau sepatu tersebut, kadang kita pun menjadi tidak PD dengan bau sepatu tersebut ketika harus melepasnya didepan umum.

1. Gunakan Baking Soda
Zat ini merupakan zat penghilang bau dan tentunya bisa digunakan untuk mengatasi bau pada sepatu Anda. Caranya, taburkan baking soda ke dalam sepatu Anda pada malam hari. Biarkan selama satu malam. Pagi harinya, bersihkan baking soda tersebut. Bau pada sepatu Anda akan hilang. Selain itu, Anda juga bisa menaburkan bedak baby ke dalam sepatu.

2. Biarkan sepatu bernapas.
Setelah dipakai, lepaskan tali sepatu Anda kemudian keluarkan alas sepatu. Letakkan di tempat yang terbuka. Angin akan membawa udara segar ke dalam dan sekaligus mengeringkan keringat. Selain itu, menggunakan kembali sepatu yang telah dianginkan akan membuat Anda merasa lebih nyaman.

3. Hindari menggunakan sepatu yang sama selama 2 hari berturut-turut.

4. Gunakan sol dalam sepatu.
Sol ini bisa dilepaskan dan dipakai ulang. Dengan begitu lebih mudah dibersihkan.

5. Cucilah kaos kaki dengan produk-produk yang mengandung desinfektan.
Ini bisa mencegah munculnya bau pada kaos kaki dan sepatu Anda. Selain itu, pastikan Anda memakai kaos kaki yang bersih setiap harinya.

6. Pastikan Anda mencuci dan mengeringkan kaki terlebih dahulu sebelum memakai sepatu.

7. Jika sepatu basah, letakkan di tempat terbuka.
Jika hujan, pastikan dulu sepatu Anda kering sebelum meletakkannya di tempat sepatu atau sebelum memakainya kembali. Jika ada air di dalamnya, sepatu akan segera berbau busuk dalam jangka waktu kurang dari satu hari.

8. Pakailah antriprespiran pada kaki.
Anda bisa menggunakan pelembab sebelum memakai sepatu, dengan begitu kaki tidak akan berkeringat dan tentunya mencegah bau yang tidak sedap.

9. Jangan lupa memakai kaos kaki.
Ini akan membantu menyerap keringat dan mencegah pertumbuhan bakteri di dalam sepatu.

10. Jangan lupa juga memelihara kaki Anda.
Jika ada jamur, segera tangani. Penebalan kulit juga sering menahan bau keringat bahkan setelah mandi. Karena itu, gosoklah kaki secara perlahan dengan menggunakan batu apung. Hal ini bisa membantu mengangkat kulit tebal pada kaki.

11. Karena bau sebenarnya disebabkan oleh bakteri, Anda juga bisa menghilangkan bau dengan menyemprotkan alkohol ke dalam sepatu.

Read more...

Rabu, 20 April 2011

Penyebab Orang Tidak Punya Rasa Malu

San Francisco, Seringkali kita mendengar kalimat, 'Dasar tak tahu malu', atau 'Sudah putus urat malunya' yang ditujukan pada orang-orang yang dinilai tak punya rasa malu. Hati-hati jika sudah mulai hilang rasa 'kemaluannya' karena itu artinya ada bagian di otak yang sudah mengalami kerusakan.

Ilmuwan dari University of California, San Francisco dan University of California, Berkeley berhasil mengungkapkan bagian mana dari otak yang sangat bertanggungjawab terhadap muncul tidaknya rasa malu.

Menurut penelitinya Virginia Sturm, timnya telah mengidentifikasi adanya bagian otak di sebelah kanan depan yang disebut 'pregenual anterior cingulate cortex' sebagai penyebab kunci rasa malu manusia.

"Ini adalah wilayah otak yang bisa memprediksi perilaku seseorang. Semakin kecil bagian otak ini maka semakin sedikit orang punya rasa malu," kata Virginia seperti dilansir dari Sciencedaily, Minggu (17/4/2011).

Pusat malu di bagian 'pregenual anterior cingulate cortex' ini posisinya berada jauh di dalam otak yakni sebelah kanan depan. Fungsi lain dari bagian otak ini antara lain mengatur detak jantung dan pernapasan, emosi, perilaku kecanduan dan pengambilan keputusan.

Maka itu pada orang yang otaknya sehat, ketika merasa malu bagian otak ini akan berfungsi maksimal. Rasa malunya akan membuat tekanan darah menjadi naik, detak jantung meningkat atau terjadi perubahan napas.

Tapi pada orang yang memiliki rasa malu yang rendah seperti pada penderita Alzheimer atau demensia (pikun), otak di bagian ini ukurannya lebih kecil dari biasanya. Mereka umumnya menjadi lebih acuh terhadap hal-hal yang menurut orang memalukan karena bagian otak 'pregenual anterior cingulate cortex' seperti 'dibutakan' terhadap rasa malu.

"Bila Anda kehilangan kemampuan otak di daerah ini, Anda akan kehilangan respons rasa malu," kata Virginia seperti dikutip LiveScience.

Para ilmuwan meyakini bahwa semakin besar wilayah otak tertentu maka semakin kuat kerja otak yang terkait dengan fungsinya itu. Contohnya, orang dengan kepribadian terbuka (ekstrovert) memiliki pusat pengolahan otak yang lebih besar, sedangkan orang yang gampang cemas punya pusat deteksi kesalahan yang lebih besar.

Dalam melakukan penelitian tersebut, peneliti meminta 79 partisipan untuk menyanyi karaoke lagu 'My Girl', lagu hit tahun 1964 yang dinyayikan Temptations. Partisipan itu ada yang sehat dan ada yang menderita penyakit saraf degeneratif.

Suara partisipan direkam dan diputar ulang tanpa ada ada suara musik yang menyertainya. Partisipan yang malu dengan suaranya langsung terlihat dari ekspresi wajahnya, kemudian berkeringat dan detak jantung meningkat. Sebaliknya penderita yang mengalami gangguan saraf terlihat acuh dan kurang punya rasa malu meskipun ketika didengarkan suara mereka sangat memalukan.

Hasil temuan ini telah disampaikan Virginia dalam pertemuan tahunan American Academy of Neurology ke-64 di Hawaii pada 14 April 2011.

Read more...

Senin, 18 April 2011

Penyakit Keturunan Yang Sulit Dicegah


1. Alkoholisme
Anak-anakpenderita alkoholik tidak ditargetkan menjadi pecandu alkohol juga. Tapi studi terbaru mengungkap bahwa sekitar 50 persen anak para alkoholik berisiko menderita nasib serupa dengan orangtuanya. Sebesar 50 persennya lagi akan ditentukan oleh lingkungan. Ini disebabkan sejumlah gen pada orangtua menurun ke anak, sejenis gen ketergantungan.

2. Kanker Payudara
Penyebabnya memang masih misteri, namun ilmuwan sudah menemukan bahwa terjadi mutasi sejumlah gen seperti BRCA1 dan BRCA2 adalah pemicunya. Perempuan yang mewarisi mutasi gen ini akan menderita kanker payudara. Sedangkan kaum lelakinya akan mengalami risiko kanker prostat.

3. Buta Warna
Sebanyak10 juta lelaki AS tak bisa membedakan mana merah dan hijau. Gangguan penglihatan ini memang lebih banyak diderita Kaum Adam. Mengapa? Sebab gen reseptor warna hijau dan merah berada di posisi dekat kromosom X.

4. Kekerasan
Mengerikan juga jika seorang ayah yang suka melakukan kekerasan akan menurun pada anaknya. Perilaku agresif anak lelaki biasanya diturunkan dari gen ayahnya. Bukan hanya kebiasaan melakukan kekerasan, melainkan juga perilaku antisosial dan suka mencuri. Gen suka mencuri ini lebih banyak bekerja pada perempuan.

5.Obesitas
Kegemukan tak selamanya akibat lingkungan. Banyak kasus dimana orang memang sulit menahan nafsu makannya. Ini disebabkan ada gen yang membuat fungsi penahan nafsu makan tidak bekerja dengan baik. Dan gen ini menurun. jadi jangan heran jika menjumpai satu keluarga yang bertubuh gemuk semua.

6. Penyakit Jantung
Jikapunya anggota keluarga menderita diabetes atau stroke, bisa dipastikan akan menderita gangguan jantung. Anak dari orang tua penderita gangguan jantung dan peredaran darah akan mewarisi penyakit tersebut. Ditambah lagi pasien gagal jantung juga akan menurunkan penyakit serupa.

7. Saudara Kembar
Ingin memiliki saudara kembar? Periksa dulu apakah ada kembar dalam keluarga kita. Kasus kembar ini dipicu oleh suatu gen yang membuat seorang ibu melepaskan sel telur multipel selama evaluasi. Keturunan kembar ini tidak selalu menurun langsung ke anak-anak, bisa melompat ke cucu atau sepupu.

8. Jerawat
Anda berjerawat parah? Agak sulit disembuhkan jika memang kedua orangtua kita berjerawat juga. Studi mempelihatkan banyak anak usia sekolah berjerawat juga memiliki riwayat berjerawat pada keluarganya.

9. Tak Doyan Susu
Ada sebagian orang yang tak bisa minum susu hewani dengan kandungan zat laktosa. Memang tubuh mereka tak mampu menoleransi laktosa sama sekali. Untuk bayi, biasanya disediakan susu kedelai dengan kandungan laktosa rendah. Kondisi seperti ini juga bersifat menurun dalam anggota keluarga.

10. Kebotakan
Walau kebotakan dianggap biasa pada kaum lelaki, ternyata hal itu juga dipicu oleh keturunan. Ada gen yang diturunkan oleh salah satu pihak orangtua atau keduanya yang menyebabkan si anak juga menderita kebotakan. Ada juga orang yang menderita kebotakan permanen yang pastinya juga disebabkan oleh satu jenis gen.

Read more...

8 Penyakit yang Dapat Disembuhkan Dengan Berjalan Kaki



Jika anda selama ini malas untuk jalan kaki pikirkan kembali. Karena menurut sebuah penelitian, jalan cepat bisa mengurangi sembilan jenis penyakit. Ternyata kita bisa menyembuhkan penyakit tanpa harus mengeluarkan uang.

Mulai sekarang rajin-rajinlah jalan kaki dan rasakan manfaatnya. Berikut 9 jenis penyakit yang bisa disembuhkan dengan berolahraga yang bertumpu pada kaki tersebut.

1. Serangan Jantung : Jalan kaki bisa menekan risiko serangan jantung. Otot jantung membutuhkan aliran darah lebih deras (dari pembuluh koroner yang memberinya makan) agar bugar dan berfungsi normal memompakan darah tanpa henti. Jalan kaki dengan cepat bisa mengalirkan darah ke dalam jantung. Dengan sering jalan kaki, kolesterol baik (HDL) yang bekerja sebagai spons penyerap kolesterol jahat (LDL) akan meningkat dengan berjalan kaki tergopoh-gopoh. Tidak banyak cara di luar obat yang dapat. Jalan kaki dengan cepat bisa menurunkan risiko serangan jantung menjadi setengahnya.

2. Stroke : Sebuah penelitian dilakukan kepada 70 ribu perawat di Harvard School of Public Health yang dalam bekerja tercatat melakukan kegiatan berjalan kaki sebanyak 20 jam dalam seminggu, hasilnya resiko terserang stroke menurun hingga dua pertiga.

3. Membakar Lemak : Rutin berjalan kaki akan meningkatkan metabolisme tubuh. Selain sejumlah kalori terbuang oleh aktivitas berjalan kaki, kelebihan kalori yang tersimpan didalam tubuh akan ikut terbakar, kemudian kenaikan berat badan tidak terjadi.

4. Melangsingkan Badan : jika anda kelebihan berat badan, mulailah untuk rutin jalan kaki. Pergerakan kaki hingga seluruh tubuh mampu menurunkan berat badan dan lemak yang ada diperut anda akan terkikis. Lakukan jalan kaki rutin selama satu jam.

5. Kanker : Gejala kanker akan lenyap dengan sendirinya jika kita rajin jalan kaki. Kanker yang bisa ditekan adalah jenis kanker usus besar (colorectal carcinoma). Kita tahu, bergerak badan ikut melancarkan peristaltik usus, sehingga buang air besar lebih tertib. Kanker usus dicetuskan pula oleh tertahannya tinja lebih lama di saluran pencernaan. Sementara dalam sebuah penelitian lain, jalan kaki bisa menurunkan risiko terkena kanker payudara.

6. Mencegah Osteoporosis : Sering jalan kaki bukan hanya otot-otot badan menjadi sehat, rangka atau tulang didalam tubuh anda juga akan menjadi sehat dan kuat. Osteoporosis tidak cukup hanya dengan rutin mengkonsumsi vitamin D dan asupan kalsium yang banyak, tubuh juga membutuhkan gerak badan dan memerlukan waktu paling kurang 15 menit dibawah sinar matahari pagi dan anda akan terhindar dari osteoporosis.

7. Mencegah Kencing Manis : Dengan rutin jalan kaki sekitar 6 km per jam, waktu tempuh sekitar 50 menit, mampu menunda atau mencegah berkembangnya diabetes tipe 2, khususnya pada mereka yang bertubuh gemuk (National Institute of Diabetes and Gigesive & Kidney Diseases). Selama gula darah bisa terkontrol hanya dengan cara bergerak badan (brisk walking), obat tidak diperlukan. Anda hanya membutuhkan jalan kaki rutin untuk terus menjaga kebugaran badan dan terhindar dari diabetes.

8. Depresi : Berjalan kaki dengan cepat bisa menggantikan obat anti depresan yang biasanya diminum secara rutin oleh penderita depresi. Mulai sekarang, rajinlah berjalan kaki akan menyembuhkan pasien yang tengah depresi

Read more...

Arti Warna Pada Kulit Buah dan Sayuran


Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menganggap bahwa sayur dan buah sebagai sumber serat untuk memperlancar proses pencernaan, namun yang kita konsumsi harian pun masih terbatas pada sayuran hijau. Padahal kalau kita perhatikan manfaat buah dan sayur dalam diet sehari-hari pun bermacam-macam, karena kandungan Fitonutrisinya yang baik untuk kesehatan tubuh kita.

Fungsi Fitonutrisi bagi tumbuhan adalah menjaganya dari lingkungan sekitar, seperti pemangsa, virus, bakteri, dan jamur.

Fungsi Fitonutrisi bagi manusia antara lain:
Lutein, Resveratol, Lycopene, Beta-Carotene, Allicin yaitu untuk menjaga kesehatan jantung, sirkulasi darah, membantu pertumbuhan sel dan fungsi organ tubuh, serta antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari radikal bebas.

Fitonutrisi yang terkandung pada buah dan sayuran masing-masing berbeda-beda. Jadi konsumsilah buah dan sayuran ini dengan warna yang berbeda-beda setiap hari karena ini merupakan kunci dari kesehatan optimal. Adapun kandungan serta manfaat pada warna-warna buah dan sayuran pada umumnya adalah sbb:

Jingga dan Kuning
mengandung beta karoten sebagai antioksidan yang bisa mencegah penyakit jantung, kanker kulit dan penuaan dini serta sebagai sumber vitamin C yang membantu tubuh menyerap zat besi untuk mencegah anemia dan rasa letih yang berlebih.

Hijau
Mengandung Lutein, Vitamin dan Mineral yang sangat baik untuk sistem imun atau kekebalan tubuh serta untuk mata juga kulit. Vitamin K dalam sayuran hijau membantu tubuh menyerap kalsium untuk kekuatan tulang, yakni pertumbuhan kuku dan rambut yang sehat.

Merah
Mengandung Lycopene, Antioksidan tinggi untuk melindungi tubuh dari serangan virus, infeksi serta cegah penuaan dini. Untuk buah yang berwarna merah, melindungi sel tubuh dari kerusakan dan melindungi lapisan kolagen yang sangat baik untuk kesehatan kulit dalam tubuh kita.

Ungu dan Biru hitam
Mengandung Anthocyanidins Resveratol, Striknin, Skopolamin, Skopoletin dan Skoparon merupakan senyawa aktif yang bisa menghambat serangan gugup atau kekejangan saraf. Selain Oksidan yang tinggi sayur dan buah warna ungu-biru hitam ini baik untuk memperlancar peredaran darah.

Putih
Mengandung Allicin untuk menjaga kesehatan tulang, kesehatan fungsi arteri dan kelancaran peredaran darah.

Sumber:kaskus.us

Read more...

Jumat, 15 April 2011

Bahan Dapur Yang Ampuh Untuk Mengobati Luka


Madu dan cuka adalah perangkat dapur yang sangat berguna untuk mengobati berbagai penyakit. Keduanya juga bisa dipakai untuk mengobati luka. Jadi, jika suatu hari Anda mengalami luka, sebelum mendatangi lemari obat, cobalah cek lemari dapur. Mereka yang biasa menggunakan home remedies suka memakai madu untuk menyembuhkan luka. Ada beberapa alasan untuk itu.

Pertama, madu yang dioleskan di atas luka bertindak sebagai pagar untuk melindungi luka dari luar dan mencegah infeksi.

Mungkin ini agak tidak masuk akal sebab madu melekat di semua benda yang disentuhkan. Kalau diperhatikan, maka debu dan sebagainya akan melekat di permukaan madu dan tidak mungkin menembus ke luka.

Kedua, madu juga menghilangkan rasa sakit karena sifatnya sebagai antiradang alami. Di lain pihak, madu juga membuat luka tetap lembab saat proses penyembuhan, tetapi tidak menghambat proses tersebut.

Cuka pun tidak mau ketinggalan. Tentu banyak yang tahu apple cider vinegar? Kita biasa menyebutnya sebagai cuka apel. Nah, cuka apel tersebut juga bisa menyembuhkan luka.

Seperti madu, cuka apel juga menyembuhkan luka dengan cara mencegah penyebaran bakteri di atas luka. Selain itu, cuka apel juga mempercepat proses penyembuhan dan mengurangi rasa gatal yang biasanya timbul saat luka mulai sembuh.

Jadi, perbedaan mendasar antara cuka apel dan madu dalam penyembuhan luka adalah madu bertindak sebagai penghilang rasa sakit, sedangkan cuka menghilangkan rasa gatal.

Yang mana sebaiknya yang Anda pakai? Keduanya bagus, tergantung pada seberapa parah luka yang Anda derita atau pada tahap apa luka tersebut.

Begitu juga dengan kaki pegal. Menghilangkan kaki pegal tak selalu harus dipijat. Cukup gunakan cuka apel, yang membantu menarik laktat (asam susu) yang menjadi penyebab pegal atau rasa tak enak pada otot, sehingga membantu menghilangkan pegalnya. Berikut caranya:

1. Basahi kain atau handuk kecil dengan cuka apel.
2. Bungkus otot pegal tersebut dengan kain tadi selama 20 menit. Rasa sakitnya akan berangsur hilang beberapa lama kemudian.
3. Silakan kompres kembali otot yang tegang dengan kain yang kembali dibasahi cuka apel hingga sakitnya benar-benar hilang. (fn/km/id) www.suaramedia.com

Read more...

Kamis, 14 April 2011

Diet Vegan Turunkan Risiko Katarak

Metrotvnews.com: Penyuka sayur dan buah boleh berlega hati. Tapi tak berarti pelahap daging tidak demikian. Ternyata mengonsumsi sedikit daging dan lebih banyak sayur dan buah punya kaitan dengan rendahnya risiko menderita katarak.

Sebuah survei skala besar tentang diet (kebiasaan makan) diadakan 15 tahun. Tim peneliti Inggris menemukan tiga dari 50 pengonsumsi daging menderita katarak. Itu dikomparasikan dengan sekitar dua dari 50 vegetarian.

Hasil studi menggambarkan penurunan risiko katarak hingga 30-40 persen di kalangan vegetarian dan vegan dibandingkan penyuka daging.

"Mereka yang tidak mengonsumsi daging memiliki risiko jauh lebih rendah terkena katarak," ujar Naomi Allen, ahli epidemiologi di University of Oxford, belum lama ini.

Nah, tidak berarti seseorang harus menjadi vegetarian untuk menghindari katarak. Studi tidak membuktikan makan daging menyebabkan katarak. Makan banyak buah dan sayuran mungkin sebagai cara melindungi mata dari katarak.

Merokok, diabetes, dan terkena sinar matahari yang terik juga dapat meningkatkan risiko katarak.

Read more...

  © Free Blogger Templates Blogger Theme II by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP